Postingan

PAMIT

Gambar
Pukul 17.30 wita. Senja mulai menampakkan pesonanya. Rindu duduk sejenak sembari mengadu lelah. Memandang atap-atap rumah yang statis, melihat jauh burung kecil yang bertebaran, menikmati irama daun pepohonan yang bergerak sepoi dari balik jendela. Mengingat seberapa banyak kebaikan yang telah dituai, merenungi seberapa cukup ibadah sebagai bekal pulang bertemu ilahi, menyadari tentang kematian yang pasti sebagai pengingat dari Tuhannya. ”Hei, yuk pulang! Penjemputmu sebentar lagi tiba”. Lamunan Rindu sontak buyar. Ia pun langsung beranjak dari kursinya. Bergegas mematikan lagu Goodbye Days – Rui yang tidak selesai didengarkannya, mengecek kembali barang bawaan sambil membetulkan buku-buku yang masih berantakan di atas meja. Seperti hari-hari sebelumnya, langkah Rindu selalu terhenti di lantai dua. Memandang lekat punggung yang selalu tak kuasa ia sapa. Namun, suasana menjelang petang itu mendadak berbeda. Dengan jarak dekat, ada senyum dari arah yang tidak disangka. Dengan ...

Rain(du)

Gambar
Perempuan itu bernama Rindu . Di suatu subuh, hujan seperti alarm yang tiba-tiba membangunkannya. Ia pun membuka sampiran jendela kamarnya, nan berkata: Assalamualaikum, pertanda musim penantian siap berganti ke sensasi suasana hati yang berbeda” Rindu senang musim hujan tiba. Walau September menjadi pemula musim ini, namun tidak pada perasaan yang ia semai-kan pada seseorang yang ia kenal sejak Maret lalu. Seseorang yang membuat dirinya merasa terjaga dari jauh. Seseorang yang membuat dirinya menjadi perempuan yang lebih tangguh. Seseorang yang membuat dirinya luluh tanpa membuat Allah cemburu. Rindu percaya. Hujan adalah waktu mustajab diijabahnya doa, maka tak ada yang bisa ia lakukan selain mendoakan, agar perasannya pun sampai pada tujuan. Yakni kepada seorang pemuda berkacamata nan pekerja keras: “semoga ia selalu terjaga dalam sholat khusyuknya serta kabar gembira selalu menyertainya seperti arti dalam namanya. ” Jika   Allah mengabulkan doa lew...

Resume Kajian “BAPERAN”

Gambar
Bismillah! Sebagai seorang pekerja, salah satu kendala untuk ikut kajian-kajian adalah manajemen waktu. Sebenarnya, banyak komunitas Islam khususnya di Makassar yang rutin mengadakan kajian bulanan bahkan mingguan, but once again kadangkala ‘bentrok’ dengan waktu-waktu lain yang bersamaan apalagi kegiatannya cukup sering di hari-hari kerja atau weekdays . Kalau pun waktunya cocok, biasanya hanya memilih yang gampang diakses dari kantor ataupun rumah. Tapi, sekarang kita maha dimudahkan dalam mengakses apapun, dari media sosial salah satunya. Berawal dari termotivasinya saya oleh salah satu sahabat yang cukup sering memosting video-video kajian singkat, sehingga saat suatu waktu saya sempat berada di puncak kegalauan masalah hati, jadinya dikirimkanlah ke saya salah satu materi kajian tersebut yang sukses menjadi booster yang ampuh pada saat itu. Adalah materi kajian dari Ustadzah Haneen Akira-lah yang menjadi role model dan ‘cambuk’ saya untuk menjadi pribadi yang semakin baik. ...

Keputusan Berat di Awal Tahun

Gambar
Sebelumnya, tulisan ini mewakili jawaban atas beberapa pertanyaan dari kegalauan saya beberapa hari terakhir. Adalah sebuah pilihan berat yang pada akhirnya harus saya ambil setelah mempertimbangkannya tidak satu-dua hari. Yang membuat saya dengan berat hati harus melepas satu amanah saya, yaitu: KULIAH . Selama setahun terakhir, semua mungkin terlihat biasa-biasa   saja, tapi sesungguhnya diri yang sedang tidak baik-baik saja. Give-up , rapuh, sampai jenuh akhirnya mencapai puncaknya. Ada beberapa kendala dan alasan yang akan coba saya jelaskan mewakili isi hati. Pertama, karena kelelahan yang teramat sangat . Kuliah-kerja yang bersamaan ternyata sangat berat jika sudah dijalani. Keduanya memiliki beban tanggung jawab besar and no one can’t handle it selain diri kita sendiri, yang memaksa diri untuk produktif dari weekdays (di kantor) sampai weekend (di kampus). Saya kehilangan momen me-time & family-time serta imbasnya ke penurunan kesehatan. Sehingga, saya sud...