Ahlan Wa Sahlan, Tuan
Selamat datang di ruang pikiran,
dan lorong perasaan,
Tuan :)
Mula pada pesan,
saling terhantarkan,
perihal pinta bantuan.
Berkelanjutan,
tentang pertemuan,
yang mengesankan.
Meskipun,
tunduk dalam papasan,
diam tanpa sapaan.
Langkah kaki pelan,
menuju rumah Tuhan,
balik punggung tangguh Tuan,
lekat pandangan terarahkan,
dekat penjagaan terapalkan.
Tuan, jangan bosan.
Teruslah menjadi 'gerbang kebaikan',
juga 'pintu keberkahan'.
Teruslah menjadi sempurna,
dalam penjagaan.
Disini, ada Puan,
yang mengusahakan,
kesetaraan.

Komentar
Posting Komentar