Bucketlist Checked: Umroh

The best invitation of 2025. My biggest reward from office too. Masya Allah Alhamdulillah.

Passport pertama, visa pertama dan penerbangan luar negeri pertama. Ya, karyawan yang diumrohkan itu sekarang adalah aku.


29 Juli adalah hari yang tak terlupakan olehku. Most memorable moment yang pernah ku rasakan. Kalau di-recall, mimpi apa semalam?! Jujur, tidak ada, malah ku tidur nyenyak. 

Siang hari saat waktu lowong dinas, ownerku, Ibu Hj. Ika, datang ke ruangan dan ternyata ingin menemuiku. Ku sempat diberi pertanyaan-pertanyaan yang menegangkan, and the end sebuah 'surat cinta' diberikan padaku, bertuliskan: 'selamat Anda diberangkatkan Umroh'. Responku seketika menangis dan gemetar, tak sangka bahwa Allah secepat dan setepat ini kabulkan wishlist-ku. Di hari yang sama pula, Beliau sendiri yang mengantarku ke kantor travel-nya untuk mengambil koper. Ku tahan berita bahagia ini hingga tiba di rumah. Sengaja tak ku sampaikan di grup keluarga, dan ku berhasil memberi surprise se-isi rumah. Fyi, umrohku jadi wishlist keluargaku juga.


Terhitung sejak 15 September, sampai dua belas hari ke depan, hari-hari dalam perjalanan Umroh adalah hari-hari terbaik buatku. Semuanya sangat berkesan, Madinah dan Makkah yang selama ini ku doakan dalam setiap waktu sholat dan waktu-waktu mustajab, ada di depan mata, ku akhirnya merasakan kasih sayang Allah yang sangat dekat.


Di Madinah, ku bisa sholat lima waktu + sholat sunnah secara penuh di Masjidil Nabawi. Ku bisa ziarah ke Raudhah, makam Rasulullah dan para sahabat. Ku bisa ziarah ke Jannatul Baqi dari luar. Ku bisa sholat di Masjid Quba yang pahalanya setara umroh, ku bisa city tour di Jabal Uhud dan melihat makam syuhada Uhud, ku bisa sholat Jumat di shaf terdepan. Ku bisa beli Alquran dan sajadah baru. Ku bisa makan croissant 7 day sepuasnya. 


Di Makkah, ku bisa Umroh tiga kali. Ku bisa minum air zam-zam langsung di Bukit Safa saat Sa'i. Ku bisa melihat Ka'bah jarak dekat. Ku bisa makan nasi Mandhi dan Kunafa. Ku bisa naik kereta gantung di Thaif. Ku bisa doa langsung di Jabal Rahmah. Ku bisa melihat Mina dan Musdalifah. Ku bisa belajar sejarah Islam di Museum Wahyu dan melihat Gua Hira dari jauh.


Ah, Madinah and Makkah memories captured yang tidak bisa terganti oleh apapun ya Allah. Disambut subuh pertama di Masjidil Nabawi Madinah dan wada' Raudhah sebelum subuh, serta ditutup dengan tawaf wada dan subuh terakhir di shaf depan Ka'bah Masjidil Haram.


Allahumma urzuqni umrotan fii kulli aamiin ma al afiyyah. Ya Allah undang lagi, ya. Ya Rasulullah undang lagi, ya. 


Komentar